Pewangi Ruangan Seketika

7:14 PM


Hidup sebagai anak kos itu ternyata banyak suka dukanya ya. Dulu sih aku gak terlalu mikirin apa yang harus dilakukan dan dipertimbangkan tiap pergi ke swalayan waktu membeli ini itu. Sekarang apa-apa harus  dipertimbangkan. Termasuk mempertimbangkan kondisi dan kemakmuran kamar sendiri.

Saking banyak nya yang harus dipertimbangkan tiap beli kebutuhan bulanan alias penghematan besar-besaran, aku sering lupa membeli pengharum ruangan. Yah benda satu itu selalu kelupaan...entah kenapa. Padahal ini adalah benda penting untuk kemakmuran orang dalam ruangan kos yang terbatas ini.


Aku selama ini hidup dan berevolusi di sini….eh berkegiatan ding :)) Di kamar yang ukurannya terbatas buat lari-lari ini. Kadang ingin merasakan sayup-sayup harum semerbak di kamar yang bikin nyaman. Cuma ya bagian lupanya sulit diubah.

Kebetulan bulan ini adalah bulan restock pewangi baju. Sudah dari kapan bulan beli refil pewangi baju ini, setelah menuang habis isinya kebotol utama tercetuslah ide untuk bikin pewangi ruangan. Bikin lubang besar agar aroma dapat keluar dengan leluasa dan bikin lubang kecil untuk cantelan.

Cantelin deh di kipas angin…..dan wallaaaa.. Pewangi ruangan sudah jadi :D

Kebetulan aku suka aroma pewangi baju ini, jadi ya gak papa lah kalo sekamar ini baunya itu. Masih belum tau bisa bertahan berapa lama aromanya mengingat aku cuma menggunakan sedikiiiiiiiiiiit banget konsentrat pewangi baju, itu juga sisa dari restock tadi :D

Boleh lho dicoba.. Lumayan lah hemat dikit :D

You Might Also Like

4 comments

  1. dan bagaimana jika tiap2 penghuni atau pengunjung kostan -hidungnya diolesi pengharum itu agar meereka bahagia selalu

    saran yang aneh yah :))

    ReplyDelete
  2. waaah..bagus ni produk
    pecopecosushi.com

    ReplyDelete
  3. @naussea: kok ra penak saranmu mas.. kasian temen2ku nanti :))

    @alviano : hoooo iya bagus

    ReplyDelete
  4. Apik ini :D
    Bisa dicoba. Ngirit kek na pake pewangi pakaian. Setelah ga terlalu wangi, baru deh buat pakaian :-))

    ReplyDelete

Powered by Blogger.

Press