ketika aku berangkat kerja

9:43 PM

setiap hari aku melewati jalan yang sama untuk menuju tempat kerja ku...dan dari jalan yang sama ituh aku sering menemui hal2 yang sesekali membuatku berhenti berfikir muluk2..
apa itu...
banyak sekali...
seperti halanya ketika kita tertegun melihat apa yang ada disekitar kita ini...
Begitu juga dengan aku yang sama tertegunnya kelita melihat dari jauh...dan semakin mendekat...seorang yang sedang mengendarai sepeda..
Betapa tenaganya dikelurakan untuk hanya sekedar mengayuh sepeda itu...ia bisa seorang wanita tua..muda...atau laki-laki muda atau bahkan paruh baya...hidup tak berkecukupan..sangat sederhana hingga melakukan perjalanan di Solo menggunakan sepeda itu..mengayuh pagi-pagi hanya untuk mendapatkan dan mengejar harapannya untuk hari ini.
Terkadang tiap kali aku bertemu dengan mereka (aku selalu menemuinya)..aku berfikir alangkah beruntungnya aku dengan sepeda motor ini, aku bisa kemanapun yang aku mau....kemanapun tujuan ku ...aku tak memalangkan mereka..namun hanya membandingkan alangkah beruntungnya aku dengan mereka...
terkadang pula aku merasa kasihan dengan mereka...bukannya hendak mengacuhkan..namun..aku tak tahu aku musti bagaimana.."satu hal yang selalu aku lakukan...jika bertemu dengan orang yang mengayuh..baik itu becak atau sepeda maka aku lebih baik mendahulukannya...".
Aku pernah mengalami kesalnya tidak dihormati dijalan olah pengendara motor...aku pernah merasakan betapa susahnya mengayuh sepeda itu..betapa terik matahari amat sangat menggangu ketika kita berusaha menggapai tempat itu...betapa kita merasa amat iri dengan kendaraan bermotor yang bisa melaju cepat sementara kita melaju dengan sangat lambatnya...
aku pernah naik sepeda..atau hidup selama hampir4tahunan menggantungkan kakiku untuk mencapai tempat yang aku tuju... Aku pernah berjalan kaki..aku tahu betapa lelahnya nafas ini, aku tahu betapa tak sanggupnya kaki ini berjalan terus....
aku pernah mengayuh sepeda dan merasakan tak dihormati di jalan, merasakan betapa sangat lelah kaki ini mengayuhnya..aku pernah merasakannya...
Mungkin jika aku mengingatnya..dan ketika aku mengingatnya aku melihat wanita atau lelaki tua itu mengayuh mungkin setets air mata terkadang mengalir dari mata ku ini...meski tak ada gunanya...entah mengapa aku sedih.

betapa beruntungnya aku
.
.
.
betapa beruntungnya aku
.
.
jalan nya memang lambat...namun pernah pula aku tersenyum bukan menertawakan..tersenyum ketika dijalan protokol...hampir semuanya berhenti dilampu merah..lalu menyelononglah seseorang dengan semangat mengayuh sepedanya bersama seorang wanita dibelakang laki-laki itu..tak ada yang berani menegur mereka atau hendak menabrak mereka..bahkan mobilpun berhenti untuk memberi nya jalan....
.
.
ia berjalan dengan santainya ketika aku menemukannya bersama pasangannya..seorang lelaki mungkin berumur 40 tahun..dengan pasangannya..seorang wanita yang sekiranya sebayanya...berjalan begitu santai dengan sepeda itu menelusuri jalan protokol dikota Solo itu..malam memang gelap...namun dengan memelankan kecepatanku, aku dapat melihat sang wanita memeluk pinggang sang lelaki dengan sangat eratnya..dengan sangat sayangnya dan cinta kepada yang mungkin adalah pasangan hidupnya...mereka berjalan pelan...dengan santai menikmati udara malam itu yang sangat dingin...entah dari mana mereka...entah mereka habis menjalankan hidpu mereka demi mengepulnya dapur atau sang lelaki menjemput sang wanita dari tempatnya bekerja...aku tak tahu..tapi perasaanku langsung melow..langsung terdiam aku melihatnya...
.
.
.
dari berangkat kerja hingga penemuanku dengan mereka yang bersepeda

You Might Also Like

0 comments

Powered by Blogger.

Press