UNS dan Kebijakan-Kebijakan yang dianggap Bijak namun dirasa Sangat kurang Bijaksana

3:36 PM

double post at http://riuusa.blogspot.com and http://riwsa.multiply.com

UNS dan Kebijakan-Kebijakan yang dianggap Bijak namun dirasa Sangat kurang Bijaksana
---------
Saya membaca satu postingan teman saya... http://simplesmich.multiply.com tentang satu

masalah yang sedang dia hadapi di kampusnya.. Mengenai masalah yang ruwet yang

sebenarnya dihadapi pula oleh aku.. namun mungin tidak se gempar itu karena kami

memilih untuk diam dan acuh dengan masalah2 itu.
Yang dihadapinya adalah masalah klise sebenarnya..mengenai birokrasi dan masalah

kebijakan yang dikeluarkan oleh Universitas yang saya tinggali untuk menekuni sebuah

ilmu.
hahahaha..
saya tertawa...Mungkin apa yang akan saya katakan adalah salah satu bagian Egoisme diri

saya yang merasa sangat kurang puas dengan apa yang telah di berikan UNS kepada saya.

Jelas saya akan mengkritik...bagaimana tidak ..dengan segala bejubel tanggung jawab dan

kewajiban yang musti saya lakukan....
alah kok formil amat sih>??????!!!!

saya pernah mengatakan... "Kita itu harus rajin dan ga malas, coba lihat Universitas kita

sangat RAJIN sekali menagih Uang kepada Mahasiswanya" .... hakakakaka... munafik

memang ketika saya mengatakannya yang ujungnya diamini oleh teman2 saya...
biaya kuliah kami memang tergolong murah..namun mahal karena menggerogoti secara

pelan2...
Ada banyak sekali keluh kesah yang ingin ku katakan...semisal kenapa saya bisa samapi

mengatakan itu. Tentu dengan alasan yang mungkin dianggap sangat sepele dan ga masuk

akal hingga di permasalahkan.
Oke terang2an aja..saya Kuliah di Universitas Negeri Sebelas maret Surakarta Fakultas Satra

dan Seni Rupa Jurusan Desain Komunikasi Visual S1... saya merasakan sendiri betapa

sangat sulit mengumpulkan uang demi segenggam uang yang disetorkan kepada universitas

demi kelancaran kuliahku.... memang saya tidak mengalami kemalangan kejadian seperti

beberapa teman2 saya yang akhirnya pasrah, namun saya juga ga habis pikir mengapa itu

bisa terjadi...Saya berterimakasih sekali telah di beri kelonggaran ketika saya mendapatkan

BEASISWA PPA satu tahun dan BEASISWA SUPERSEMAR..itu sangat membantu saya yang

menjalani hidup kuliah dengan mengeluarkan mareti berlebih demi sebuah tugas pratek

yang tak sedikit harganya.
Apa kemalangan itu.... ialah suatu penyebab hingga saya kesal..mengenai Uang tentu. Kami

adalah mahasiswa yang berusaha melunasi biaya administrasi kampus....jangan salahkan

jika akhir2 ini kami banyak mengumpat kepada Fakultas ku dan sangat enggan membayar

biaya kuliah... bagaimana tidak..tahun ketiga kami menginjakkan kaki di kampus yang ...yah

tahu sendiri seperti apa.. aku mendengar sendiri mereka mendapatkan 'Surat Cinta' dari

FAKULTAS... bertanya apa itu?? Ternyata mereka diminta melunasi administrasi..lebih

tepatnya uang LABORATORIUM..berfariasi..ada yang satu semester..ada pula yang dua

tahun belum bayar.. padahal mereka sudah membayar ke bank PERMATA yang di tunjuk

sebagai tempat untuk pembayarannya..
Alasannya.. "Kami belum menerima Kwitansi"
Pertanyaan yang menyeruak adalah bukannya ada bukti nya di BANK PERMATA??

trus..bukannya malah keliatan bahwa masih MANUALnya kinerja di kampus ini...yang

sudah membayar biaya LAB harus menunjukkan kwitansi agar dapat lulus kuliah...trus apa

gunanya bekerjasama dengan BANK itu jika tak ada bukti setoran yang di berikan langsung

dari BANK??? haruskah kami menyimpan erat bukti itu dan manual memfotokopinya lalu

menyerahkannya?? sungguh sangat dilematis..kami sudah melakukannya namun menagpa

bisa sampai tercatat belum membayar???
Memang yang kami bayar ini tak banyak.. hanya Rp.253.000,00 tapi jika dikalikan 4 atau

lima semester..aku rasa sangat menyebalkan...
Hingga sekarang kami tak bisa melakukkan apa2..
Ibu itu mengatakan..."Kalian itu mahasiswa apa ta?? ga bertanggung jawab...lha saya saja

punya anak kwitansinya masih saya simpan dari pertama dia masuk sekolah TK. Kalau

kalian mau lulus kuliah harus mengumpulkan kwitansi pembayaran, jika perlu dari awal!"

hahahahaha...saya mau ketawa namun yang terdengar hanya hambar suaraku....
sangat aneh...
LIHAT LAH BETAPA RAJINNYA KAMPUSKU...
memberatkan??? SANGAT...
Kami tak bisa melakukan apa2...hanya terdiam dan diam saja... bagaimana tidak...betapa

kami harus SANGAT MEMAKLUMI nya..memaklumi kinerja yang MANUAL dan Konfentionla

itu????
hendak menjerit....
menangis
hahahaha...masih ada lagi yang ini mungkin dirasakan hampir semua mahasiswa..

kira2 semester tujuh...atau berapa..kami mendapat berita yang lumayan mengejutkan dan

mengkhawatirkan...sangat...
semua nilai mulai dari semester itu akan di bulatkan dengan ,00 dulunya kami masih bisa

tersenyum bahagia ketika nilai kami ,5 ,75 ,25 sekarang.. tak ada lagi... semuanya bulat ,00.
katanya mengantisipasi mahasiswa yang tidak rajin kuliah (dalam artian tak berkualitas

ketika kuliah) yang nilainya di akumulasi melebihi nilai mahasiswa yang rajin karena

tertolong KOMA itu...

aku bertanya lagi..kenapa sudah tahu tak rajin mengapa mendapat tambahan koma???

Bagai mana dengan Kinerja Dosen yang bertanggung Jawab akan kepintaran

mahasiswanya?? Bukannya beliau2 itu adalah orang yang paling berhubungan dengan

Mahasiswa??? Bukannya beliau yang tahu kualitas mahasiswa?? Lalu kenapa kami harus

mendapatkan kebijaksanaan itu???
12-Maret-2009..adalah satu kala saya terkejut lagi dan makin pasrah mendengarnya serta

menghadapi kebijakkan UNS... mungkin hanya sekedar gosip saya...tapi mungkin saya juga

harus mendapat kejelasannya.... Semua Nilai Mulai dari semester Awal akan Dibulatkan

Semua.....
Habis tenaga saya melawannya...melawannya

atau harus saya katakan mirisnya saya ketika kuliah??? Bukan mengenai apa...namun

kualitasnya...saya memang tidak pintar..namun masuk kuliah demi menata hidup penuh

harapan yang lebih baik...maka saya berusaha belajar dengan harapan mendapatkan ilmu...

Beberapa Hari yang lalu saya berbincang dengan beberapa teman dengan waktu yang

berbeda2...
MAAF
satu lontaran itu baru saja terdengar lagi....aku baru mengalaminya... Dulu...saya sedikit

merasa aneh dan kesal ketika kakak tinggat saya mengatakan "Apa gunanya Kuliah?? Kamu

itu cuma dapat Gelar aja, kuliah Itu NOL besar....kamu ga bakal dapat apa2 di Kuliah, ilmu

kamu itu pas Kerja"
saya mengiyakan..
Dilematis sekali..dulu saya adalah mahasiswi yang sangat semangat kuliah..sangat ingin

mendapatkan ilmu..namun sekarang saya terlalu pesimis dengan kualitas kuliah ini...
Sama masalahnya dengan teman saya... Materi perkuliahan dari jaman jebat dulu ya sama

aja dengan materi yang di ajarkan...tak ada satu perubahan menuju ke sedikit UpDate

materi..
Saya mengalami ketidakadilan yang akhir2 kemaren saya hanya bisa berucap HARUS SAYA

IKHLASKAN!!! Bagaimana Tidak??? Kuliah yang saya ikuti adalah kuliah dengan

menyodorkan Konsep yang dieksekusi dalam media2 cetak dan desain.... Maka kami

mengikuti satu alur yang diharuskan dan memegang janji dosen kami... "Nilai kalian

dipengaruhi oleh Seberapa Rajinnya Kalian Konsultasi dan Tepat waktu Mengumpulkan

Karya"
NOL besar itu
saya mengikuti alur itu beberapa semester..dan mengalami kekecewaan besar...
Sempat saya bertanya, bagaimana mahasiwa kalian akan kalian didik jika dari awal selalu

diberi toleransi yang malah merugikan??? di dunia kerja itu sangat keras dan terlambat itu

FATAL.
ini terjadi ketika satu waktu..kami yang berusaha mengikuti aturan itu tercengang dengan

hasil yang kami peroleh....kami berusaha sekuat tenaga mengikuti alur dan KALAH TELAK

nilainya dengan orang yang Tak pernah Konsultasi dan Mengumpulkan Tugas TERLAMBAT.
rasanya seperti di tampar.
sejak itu kami Tak mengindahkan lagi aturan itu...betapa sakitnya ketika melihat temanmu

yang tak pernah konsultasi mendapat nilai baik ditambah dia mengumpulkan nya

Terlambat..katanya Konsepnya lebih baik...
sekarang apa dunia kerja memiliki TOLERANSI seperti itu??? tidak....
apakah yang hendak di tanamkan oleh DOSEN-DOSENKU kepada kami??? mereka juga tahu

dengan baik dan benar klo tak konsultasi maka percuma saja belum tentu konsepnya sesuai

dengan keinginan KLIEN, jika terlambat mengumpulkan itu bisa berakibat FATAL pada

pekerjaannya...lalu mengapa ..mengapa kami diajarkan bahwa tanpa konsul dan dengan

terlambat akan mendapatkan hasil yang baik????
aku tak habis pikir dengan itu...
setidaknya adalah kebijakan yang diberikandnegan benar2 menerapkan sanksi nilai kepada

orang2 yang terlambat....

hahahaha
sepele...tapi itu namanya pengingkaran janji sendiri...

hhahha..aku menyulut apiku sendiri...hwakaakakakkaa...
klo dah tua ya gini ya??
wakakakaakkakaa

mungkin yang membaca Blog ini akan mengatakan "HOAX"
atau "omong kosong"
atau "mbake iki emosinan"
atau "jan ra bener ini"
atau "wah penyebar fitnah"
atau "WANINE nang blog"
atau umpatan umpatan lain yang intinya tidak setuju dan menyepelekan malah

ku....memang sangat sepele sekali....hahaha hanya sebatas ketidak adilan dari nilai yang di

dapat dan dari kebijakan UNS...
yang jelas..saya sudah menahanya lebih dari tiga tahun....
mungkin saya terpancing emosi ketika membaca blog teman saya... tapi ya terserahlah...
saya sudah telanjur KECEWA DAN PUTUS ASA...



satu lagi....hahahaha...
dulu Universitas pernah Tidak mengakui acara KMDGI8 yang kami adakan..begitu tahu

acaranya termasuk acara sukses yabng pernah UNS adakan baru diakui....
haduh2.....
pie to ini rektore tercinta..plinplan
wakakakaaka
benar2 menyulut api sendiri aku

You Might Also Like

0 comments

Powered by Blogger.

Press