pertanyaan yang....

5:09 PM

Kemaren, aku tertegun saja ketika sahabatku menyatakan suatu pernyataan kepadaku.
"Aku merasa benar tak mengenalmu. Kau banyak bercerita, namun kamu tak pernah membicarakan dirimu sendiri, tentang rahasiamu, tentang hidupmu, tentang dukamu, tentang kesulitanmu."
Begitukah?
Sebegitu aku tak pernah bisa mengungkapkan apapun kepada sahabatku itu??
Benarkah???

Aku nggak tahu. Dan hanya bisa diam saja.
Yah, mungkin di blog yang acakadul ini, sebagian mengenai hidupku aku bagi. Tapi memang aku akui, tidak semuanya.

Sejujurnya, aku paling benci berterus terang mengenai masalah pribadi yang bener2 menekan dalam hidup. Kalaupun aku mengungkapkannya, itu ketika masalahnya sudah 60%-80% terselesaikan. Aku sangat menghindari adegan menangis didepan sahabat2ku sendiri. Hukakakaka...

Bukan ingin menunjukkan sisi kuat didepan merekan. Hanya saja tidak menyukai adegan menangisku *pasti jelek mukaku*. Meski kata teman, menangis itu harus dilakukan jika memang tak sanggup lagi menahan. Kuat dan lemah kan bukan diukur dari seberapa sering kita menangis??
-----

The next. Dia bertanya lagi: "Kenapa sih kamu ini bisa kuat menahan rasa SAKIT HATI ketika ada seseorang mengata-ngatai kamu???"

Mampus, aku nggak bisa njawaaaaaaaaaaaaab!!!! Untuk kesekian kali, aku yang sangat cerewet ini bisa diem. Dan Sumpah demi tuhan aku nggak tahu apa jawabannya. Dan hanya bisa mengira2 saja.

"Mungkin karena aku menganggap tiap orang itu punya hak masing2 untuk menilai seeorang sesuai dengan mindset dia. Mungkin karena aku juga mencoba selalu berfikir jika ucapan kita adalah suatu hal yang akan dipertanggungjawabkan, kalo toh itu menyakitiku ternyata ya biarkan saja itu menyakiti asal kita tak membalasnya."

Dia bertanya lagi: "Tapi wis, kamu itu kok kayaknya nggak pernah sakit hati. Aku ini nggak bisa wis nggak sakit hati klo dikata-katain"
Dalam pikiranku itu berarti, Aku nggak pernah melihatmu bersedih untuk segala hal yang aku anggap itu menyakiti perasaanmu.

gubraaaaaaaaaaak...denger jawaban sok bijakku
"Sakit hati ketika mendengar sesuatu yang menyakitkan hati itu lumrah dan manusiawi, okelah 10-20menit kamu sakit hati sih ga papa, tapi jangan terus-terusan, karena itu nggak baik buat kontrol jiwa kita. Mikir yang baik2 aja. Mungkin orang yang mengatai kita itu sangat NgeFans sama kita, atau bentuk iri berlebih karena ia tak mampu seperti kita."

uoooooooooo.......salah ga ya???

You Might Also Like

0 comments

Powered by Blogger.

Press