perbincangan mengenai Internet

7:41 PM

Okey, Ini hanya catatan tentang perbincanganku dengan Simplesmich di plurk dan twitter. Hanya berkisar mengenai pendapat kami saja, bukan hal yang penting kok. Yang kami perbincangkan adalah Internet dan kesadaran penggunanya.

Hari ini, siapa yang tak mengenal internet? Aku rasa tak ada yang tak mengenalnya, apa lagi sejak adanya situs jejaring sosial seperti Facebook yang sangat menjamur di dunia remaja belakangan ini. Belakangan mulai booming juga microblogging seperti Plurk dan Twitter. Apakah anda memiliki accountnya? Saya punya! Dengan tujuan sendiri. Ini hanyalah tulisan meracau yang tak penting untuk dibaca.


Lalu kengelanturan kami tiba pada topik, tindakan kriminal memanfaatkan situs Facebook.
Masih ingat berita tentang hilangnya orang bersama rekan/teman/pacar yang baru dikenalnya dari account jejaring sosial Facebook? Hey kemana saja ni orang ya. Berita ini sangat membuat saya dan teman saya geleng-geleng kepala. Tidak bijak sekali sampai mempercayai orang terlalu di dunia maya. Ada juga yang diculik, ditipu oleh orang-orang di dunia maya.

makin ga ngerti aku sama apa yg dipikirin orang2 muda pada situs jejaring sosial. Apa sih yang mereka bayangkan mengenai dunia maya? Apakah tidak tahu bahwa dunia maya itu juga bisa sangat berbahaya? Didunia Maya, hampir semuanya itu Abu-abu. Tidak bisa menebak mana yang baik dan mana yang buruk secara taktis. Dunia maya itu bagai buah simalakama atau pisau bermata dua. Yah, meski memang tidak semuanya di dunia maya itu jahat, tapi kita harus lebih berhati-hati dengan dunia maya.

Kami, mencoba menilik lebih dalam mengapa kejadian kriminal itu bisa terjadi. Masih ingat kata bang napi? "Kejahatan itu ada jika ada kesempatan", sangat tepat sekali itu slogan nya. Jika kita tak membuka kesempatan maka kita bisa meminimalisir kejahatan *kok malah jadi kriminolog*. Aku dan temanku sepakat jika, pendidikan Internet sejak dini sama pentingnya dengan Pendidikan seks sejak dini. Mengingat, menimbang, memperhitungkan dan menganalisa akibat dan manfaatnya, sudah saatnya bagi orang tua untuk mulai mengajarkan Internet.

Pendidikan seks dan Pendidikan Internet dini? sempet ngakak sendiri, haduh boro-boro ada pendidikan Internet, lha pendidikan Seks dini kepada anak-anak saja masih sangat sedikit yang menerapkannya. Adanya kata pendidikan, bagi kebanyakan orang tua yang berfikir simpel dan tak mau repot, ini berarti tugas utama dari pendidik alias G U R U. Hyaaaa, salah ni pemikiran.

Menurutku, pendidikan ini wajib diajarkan oleh orang tua. Jadi orang tua pun wajib dan mau belajar mengenai Internet. Mau mendalaminya, mengenal betul apa itu internet, fungsi nya, manfaat dan akibatnya. Tahukah anda, jika ada banyak sekalo pemberitaan seperti ini (mengenai kriminalitas di internet) maka para pengajar atau orang tua yang tahu kengeriannya akan cenderung memproteksi anaknya. Dan itu adalah salah. Ingat seorang anak itu maha ingin tahu, memproteksi dengan menutup-nutupi itu tak ada gunanya, ada baiknya menunjukkan faktanya tanpa melupakan manfaatnya.

Yah, orang tua atau pengajar mulai harus mau belajar lagi mengenai internet. Dan mulai pandai memilih kata dan kalimat saat berbicara menerangkan apa itu Internet. Jangan sampai alih-alih mengenalkan malah kita melarang, seperti "jangan buka ini jangan buka itu. Itu bahaya bukan buat umurmu." bukankah kata "Jangan" malah membuat anak penasaran. Coba cari kata yang dapat dimengerti oleh usia anak anda.

Ah, kami mencoba membuat cara pengenalan Internet kepada anak, sebenarnya fleksibel sih tinggal pilih mana porsi-porsinya yang tepat menurut anda. Yang jelas orang tua harus aktif mengenalkan interney kepada anaknya.


  1. Mulailah dengan mengenalkan Browser seperti IE ; Mozilla atau Opera
  2. Mulailah mengenalkan situs-situs seperti Wikipedia, Google yang tahu segalanya, Yahoo dan fungsinya sebagai tempat mencari info atau bikin email
  3. Lalu kenalkanlah pada situs blog seperti blogger, wordpress, multiply, dagdigdug dimana anak bisa berekspresi dengan tulisan atau foto disana
  4. Beranjak pada situs jejaring sosial, dan kenalkan pula pada chatting. Mulai disini, beri pengertian untuk waspada pada orang baru yang terlalu banyak ingin tahu. Atau hindari jika ada orang asing yang ingin kenalan di jejaring sosial atau chating. Jangan asal klik link, bisa jadi itu virus komputer.
  5. Bisa mengenalkan site buat download atau upload seperti Youtube, 4shared.
  6. Baru jika anda memungkinkan untuk memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik dengan anak, maka kenalkanlah materi berbahaya yang tak pantas dilihat. Terkadang anak itu tertipu dan masuk situs porno, ia juga tak tahu jika situs itu terkadang siap menyebarkan virus komputer.

Sekian tips-tips an dari kami.. hehehe...semoga menjadikan anda waspada dan mulai bisa mengenal Internet dengan baik. Dan waspada serta bertindak bijak lah di internet. Penting juga bertutur kata yang baik di Internet, karena sama hal nya dengan dunia nyata kita wajib memelihara citra kita.

Oh ya, ada lho yang peduli dengan internet sehat, coba anda kunjungi http://ictwatch.com/internetsehat/

You Might Also Like

9 comments

  1. NIce Inpoh..

    saya punya sembloyan baru.. "Kesempatan itu ada karena ada Kejahatan". Istilahnya sekarang dengan menghalalkan segala cara.

    ReplyDelete
  2. @wibisono, wakakakakakaka...istilah baru ya... xixixixixiixx

    ReplyDelete
  3. kenalkan indowebster juga :)) biar pada bisa donlot film sendiri :))

    ReplyDelete
  4. @plukz iyaaaaa..kelupaan ..indowebster juga

    ReplyDelete
  5. klo forum-forum gitu gimana mbak? sebaiknya ikut dikenalin juga ga? tq

    ReplyDelete
  6. orang tua memang harus melek internet :)

    ReplyDelete
  7. Artikel dan blognya bagus.

    ReplyDelete
  8. @somphil, tapi kalo forum kan pengawasannya harus lebih ketat, forum itu bisa bagus bisa juga nggak, musti ketat pengawasannya



    @didut, iya harus melek internet.... :D

    @clara :D

    ReplyDelete
  9. benar mas,,disekarang ini internet merupakan kebutuhan tiap individu dan tingkat kejahatan pun semakin tinggi...

    ReplyDelete

Powered by Blogger.

Press